Bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Madrasah Aliyah (MA) Nurul Islam Tengaran, Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Pondok Pesantren Sabilul Khoirot mengadakan kegiatan Training Motivasi, bersama ratusan siswa kelas 10 dan siswa kelas 9 Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Nurul Islam Tengaran.
Kegiatan berlangsung di Aula Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul Islam Butuh Tengaran dengan dipandu oleh Kepala Madrasah Nurul Islam, Muhammad Sa’dullah Mahmud, S.PdI.
Training motivasi ini menghadirkan pembicara Solikhin Abu Izzudin, seorang penulis buku dari Kota Sragen. Dalam training ini diambil tema From Zero to Hero, dalam rangka memberikan motivasi bagi para siswa yang akan menghadapi Ujian Nasional (UN).
Dalam pemaparannya, pembicara memberikan wejangan kepada peserta agar selalu mengupayakan prestasi dalam kondisi apapun. “Hidup sukses adalah ketika kita kembali kepada Sang Pencipta, Allah SWT, kita dalam kondisi fitrah, dan yang kita tinggalkan semasa hidup berupa sejarah yang luar biasa”, pesan Solikhin.
Siswa didorong untuk tetap berprestasi meski dalam kondisi terbatas. Beberapa tips dipaparkan, antara lain: tidak banyak mengeluh, kenali potensi dan kembangkan, berfikir cerdas-kreatif dan inovatif, serta memaksimalkan kesempatan yang berupa hidup, sehat, lapang, kaya dan masa muda.
Kepala MA Nuris, M. Sa’dullah Mahmud mengatakan, “Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan semangat bagi para siswa agar selalu berprestasi. Sebagaimana teladan Nabi Muhammad SAW, yang sejak kecil sudah yatim, namun rasulullah mampu mandiri di usia muda. Terus berprestasi dalam berbagai keadaan adalah bentuk lain dari sebuah kepahlawanan”. humas
Kegiatan berlangsung di Aula Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul Islam Butuh Tengaran dengan dipandu oleh Kepala Madrasah Nurul Islam, Muhammad Sa’dullah Mahmud, S.PdI.
Training motivasi ini menghadirkan pembicara Solikhin Abu Izzudin, seorang penulis buku dari Kota Sragen. Dalam training ini diambil tema From Zero to Hero, dalam rangka memberikan motivasi bagi para siswa yang akan menghadapi Ujian Nasional (UN).
Dalam pemaparannya, pembicara memberikan wejangan kepada peserta agar selalu mengupayakan prestasi dalam kondisi apapun. “Hidup sukses adalah ketika kita kembali kepada Sang Pencipta, Allah SWT, kita dalam kondisi fitrah, dan yang kita tinggalkan semasa hidup berupa sejarah yang luar biasa”, pesan Solikhin.
Siswa didorong untuk tetap berprestasi meski dalam kondisi terbatas. Beberapa tips dipaparkan, antara lain: tidak banyak mengeluh, kenali potensi dan kembangkan, berfikir cerdas-kreatif dan inovatif, serta memaksimalkan kesempatan yang berupa hidup, sehat, lapang, kaya dan masa muda.
Kepala MA Nuris, M. Sa’dullah Mahmud mengatakan, “Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan semangat bagi para siswa agar selalu berprestasi. Sebagaimana teladan Nabi Muhammad SAW, yang sejak kecil sudah yatim, namun rasulullah mampu mandiri di usia muda. Terus berprestasi dalam berbagai keadaan adalah bentuk lain dari sebuah kepahlawanan”. humas


