Madrasah Aliyah Nurul Islam Yayasan Pendidikan Islam Pondok Pesantren Sabilul Khoirot Tengaran Kabupaten Semarang ini, telah berdiri sejak tahun 2013 yang lalu. Meski masih berusia muda, MA Nurul Islam telah membuktikan eksistensinya melalui kiprah santri dan prestasinya di masyarakat sekitar.
Sebanyak 12 TPA/TPQ di Kecamatan Tengaran telah menjadi tempat para santri praktek dakwah dan mengajar Al Qur'an. Setiap hari Senin sampai Jum'at, santri MA Nurul Islam dijadwal mengajar di TPA/TPQ tersebut. Selain itu, para santri MA juga mengadakan Festival Anak Muslim untuk mereka.
Adapun prestasi dalam berbagai cabang lomba yang berhasil diraih antara lain: Juara 1 Lomba Khitobah Bahasa Arab di STAIN Salatiga, OMP JSIT Regional IV Yogyakarta dan Lomba Antar SMA-sederajat se-Kab. Semarang tahun 2014 oleh Kemenag.
Selain Juara 1, prestasi yang pernah diraih santri MA Nurul Islam yaitu: Juara 2 MTQ OMP JSIT Regional IV Yogyakarta, Lomba Poster JSIT Regional III Jateng. Juara 3 Muhadatsah OMP JSIT Regional IV Yogyakarta, Tahfidzul Qur'an dan Debat Bahasa Inggris.
Konsep barding school (asrama) dipilih menjadi sistem pembelajaran di MA Nurul Islam. Hal ini mutlak dilakukan mengingat visi madrasah yaitu ingin melahirkan pemimpin ummat yang berakhlakul karimah dan berwawasan global. Melalui metode asrama, santri dibiasakan dengan karakter dasar Islam melalui tarbiyah yang berkesinambungan. Pagi-siang santri di kelas, sore-malam santri di asrama.
MA Nurul Islam saat ini menyediakan satu jurusan, yaitu Peminatan Keagamaan. Madrasah berharap santri dapat dibekali dengan kapasitas ulum syar'iy yang mumpuni sehingga mampu berdakwah di masyarakat. Selain itu, santri dididik untuk mampu menguasai hafalan dan pemahaman Al Qur'an serta penguasaan Bahasa Arab dengan standar mampu membaca teks literatur Arab.
Selama di MA Nurul Islam, santri dibekali ilmu kepesantrenan antara lain: Ulumul Qur'an, Ulumul Hadis, Fiqh wa Ulumuhu, melalui KBM langsung di kelas dan majelis ta'lim di asrama. Untuk Bahasa Arab, para santri dibekali Maharotul Qiroah, Maharotul Kitabah, Maharotutta'bir dan Maharotul Istima' .
Kepala MA Nurul Islam, Muhammad Sa'dullah Mahmud, S.PdI menyampaikan, "MA Nurul Islam memberikan perhatian dan porsi yang lebih dalam mempelajari mapel Keagamaan. Kurikulum dari Kemenag kami tambah mapel baru agar santri berhasil memahami ilmu-ilmu pokok di dalam Islam; semisal mapel tafsir Al Qur'an, Fiqih dan Usul Fiqih, Ulumul Hadits, Nahwu dan Shorof".
"Harapan kami, setiap santri kelak akan memiliki bekal pemahaman Islam yang kokoh dan utuh, akhlak yang mulia, serta siap menghadapi tantangan zaman, yang kian menuntut kesiapan kita dalam segala aspeknya, terutama aqidah", imbuh Sa'dullah.
Untuk Tahun Ajaran 2015-2016 ini, MA Nurul Islam membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dalam dua gelombang; pertama tanggal 2 sd 28 Februari 2015 dan gelombang kedua tanggal 9 Maret sd 18 April 2015. Teknis pendaftaran dapat langsung ke kantor madrasah, Jl. Salatiga-Solo KM 8 Klero-Tengaran Kab. Semarang; maupun online di website www.ypisabilulkhoirot.com
Sebanyak 12 TPA/TPQ di Kecamatan Tengaran telah menjadi tempat para santri praktek dakwah dan mengajar Al Qur'an. Setiap hari Senin sampai Jum'at, santri MA Nurul Islam dijadwal mengajar di TPA/TPQ tersebut. Selain itu, para santri MA juga mengadakan Festival Anak Muslim untuk mereka.
Adapun prestasi dalam berbagai cabang lomba yang berhasil diraih antara lain: Juara 1 Lomba Khitobah Bahasa Arab di STAIN Salatiga, OMP JSIT Regional IV Yogyakarta dan Lomba Antar SMA-sederajat se-Kab. Semarang tahun 2014 oleh Kemenag.
Selain Juara 1, prestasi yang pernah diraih santri MA Nurul Islam yaitu: Juara 2 MTQ OMP JSIT Regional IV Yogyakarta, Lomba Poster JSIT Regional III Jateng. Juara 3 Muhadatsah OMP JSIT Regional IV Yogyakarta, Tahfidzul Qur'an dan Debat Bahasa Inggris.
Konsep barding school (asrama) dipilih menjadi sistem pembelajaran di MA Nurul Islam. Hal ini mutlak dilakukan mengingat visi madrasah yaitu ingin melahirkan pemimpin ummat yang berakhlakul karimah dan berwawasan global. Melalui metode asrama, santri dibiasakan dengan karakter dasar Islam melalui tarbiyah yang berkesinambungan. Pagi-siang santri di kelas, sore-malam santri di asrama.
MA Nurul Islam saat ini menyediakan satu jurusan, yaitu Peminatan Keagamaan. Madrasah berharap santri dapat dibekali dengan kapasitas ulum syar'iy yang mumpuni sehingga mampu berdakwah di masyarakat. Selain itu, santri dididik untuk mampu menguasai hafalan dan pemahaman Al Qur'an serta penguasaan Bahasa Arab dengan standar mampu membaca teks literatur Arab.
Selama di MA Nurul Islam, santri dibekali ilmu kepesantrenan antara lain: Ulumul Qur'an, Ulumul Hadis, Fiqh wa Ulumuhu, melalui KBM langsung di kelas dan majelis ta'lim di asrama. Untuk Bahasa Arab, para santri dibekali Maharotul Qiroah, Maharotul Kitabah, Maharotutta'bir dan Maharotul Istima' .
Kepala MA Nurul Islam, Muhammad Sa'dullah Mahmud, S.PdI menyampaikan, "MA Nurul Islam memberikan perhatian dan porsi yang lebih dalam mempelajari mapel Keagamaan. Kurikulum dari Kemenag kami tambah mapel baru agar santri berhasil memahami ilmu-ilmu pokok di dalam Islam; semisal mapel tafsir Al Qur'an, Fiqih dan Usul Fiqih, Ulumul Hadits, Nahwu dan Shorof".
"Harapan kami, setiap santri kelak akan memiliki bekal pemahaman Islam yang kokoh dan utuh, akhlak yang mulia, serta siap menghadapi tantangan zaman, yang kian menuntut kesiapan kita dalam segala aspeknya, terutama aqidah", imbuh Sa'dullah.
Untuk Tahun Ajaran 2015-2016 ini, MA Nurul Islam membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dalam dua gelombang; pertama tanggal 2 sd 28 Februari 2015 dan gelombang kedua tanggal 9 Maret sd 18 April 2015. Teknis pendaftaran dapat langsung ke kantor madrasah, Jl. Salatiga-Solo KM 8 Klero-Tengaran Kab. Semarang; maupun online di website www.ypisabilulkhoirot.com


